selamat datang diblog saya

Kamis, 28 Maret 2013

Hubungan Islam dengan IPTEK

Ilmu bukan sekedar pengetahuan, tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang di sepakati. di pandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.

IPTEK merupakan salah satu hal yang tidak bisa kita lepaskan dalam kehidupan kita, karena pada dasarnya kita mempunyai suatu anugrah terbesar yang di berikan Allah SWT. hanya kepada kita (manusia), tidak untuk mahluk yang lain, yaitu sebuah akal dan fikiran. dengan akal dan fikiran tersebut lah kita dapat berintraksi dengan ilmu. sedangkan teknologi dapat kita gunakan sebagaisarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu sendiri. namun tidak semua IPTEK yang diciptakan ilmuwan itu baik untuk kita, terkadang ada pula yang memakai bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan lingkungan. padahal Allah melarang kita untuk membuat kerusakan, seperti dalam firmannya: " Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan di terima) dan harapan (akan dikabulkan). sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Q.S Al-Baqarah : 56).

sejarah ilmu yang tertua adalah pada tahun 4000 SM - 400 M, pada kurun waktu itu perkembangan ilmu di bagi 3, yaitu:
  1. 4000-600 SM, ilmu berkembang pada masa Mesir dan Babilon. ilmu yang berkembang antara lain; ilmu pengetahuan arsitektur, ilmu gaya, ilmu hitung, dan ilmu ukur.
  2. 600-30 SM, ilmu berkembang pada masa Yunani kuno. ilmu yang berkembang antara lain; ilmu kedokteran, ilmu geometri, ilmu bintang, ilmu cuaca, ilmu pelayaran, ilmu ukur, ilmu pasti dan ilmu tentang atom.
  3. 30 SM-400 M, ilmu berkembang pada masa Romawi. ilmu yang berkembang antara lain; ilmu ketatalaksanaan serta mengatur hukum dan pemerintahan.
pada abad VII dan VIII kaum muslim menguasai wilayah-wilayah asia kecil sampai mesir dan spanyol. ilmuwan dari kalangan muslim pada masa itu ialah: Al-Razi(865-925) dan Ibnu Sina (980-1037) adalah ahli ilmu kedokteran, Jabir ibn Hayan (721-815) pengetahuan kimia dan obat-obatan. dan Ibn Al-Haytham(965-1038) dalam ilmu penglihatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar